
Sekitar satu minggu yang lalu ada beberapa pertanyaan dan keluhan yang disampaikan customer mengenai kirimannya yg telat melebihi batas waktu 2 hari, padahal alamat tujuan masih di sekitar Jakarta. Saya sempat berpikir, apakah kualitas pelayanan dari Tiki JNE sudah menurun saat ini? Setelah melakukan tracking di website www.jne.co.id dan melihat status pengiriman masih tetap on process, saya langsung menelepon kantor JNE pusat untuk meminta klarifikasi.
Merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan staf JNE di telepon, saya mendatangi kantor JNE cabang Mampang Jakarta Selatan tempat saya mengirim paket. Menurut keterangan kepala cabang, Bapak Julian, sejak bulan Januari 2010 gudang pengiriman JNE untuk tujuan wilayah Jabodetabek sudah penuh oleh paket-paket kiriman dari bisnis online yang menyebabkan bagian intrans city overload. Julian menyarankan untuk pengiriman tujuan Jakarta lebih baik menggunakan paket YES (Yakin Esok Sampai), atau penerima harus rela jika paket kirimannya telat melebihi batas waktu normal.
Bagi saya yang menjalankan bisnis online, pengiriman menggunakan JNE reguler jelas sangat menguntungkan customer karena hemat dan cepat. Saya kurang setuju jika berkembangnya bisnis online terutama bisnis baju import menambah beban customer untuk membayar ongkos kirim yang jauh lebih mahal.








